UPT PKB Dishub Kutim Bakal Naik Akreditasi

img

 Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joko Suripto

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joko Suripto mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memenuhi catatan akreditasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ia menerangkan, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kutim masih terakreditasi B karena 3 hal yang menjadi catatan dari Kemenhub RI. Salah satunya terkait sertifikasi sumber daya manusia (SDM) bagian penguji kendaraan yang masih minim.

UPT PKB Dishub Kutim memiliki 7 orang penguji KIR kendaraan yang terdiri dari Penguji Tingkat Pemula 3 orang, Penguji Tingkat 1 sebanyak 2 orang dan Penguji Tingkat 3 sebanyak 2 orang.

Dishub Ada 7 orang, tapi belum ada yang memiliki sertifikasi penguji tingkat 5, sedangkan untuk terakreditasi A harus ada penguji tingkat 5," ungkapnya  saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/11/2023).

Joko juga tengah menyiapkan kenaikan sertifikasi penguji KIR kendaraan agar pada penilaian akreditasi selanjutnya bisa mendapatkan akreditasi A.

"Kemarin sudah kami ikutkan pelatihan akreditasi. Ini adalah upaya kami untuk meningkatkan SDM yang ada," ucapnya.

Ada salah satu kendalanya dalam pemenuhan penguji tingkat 5, karena secara tidak langsung pihaknya harus menaikkan penguji ke tingkat 4 terlebih dahulu. Biasanya, ujian sertifikasi tersebut dilakukan setahun sekali di Bali, Tegal atau Bekasi.

“Untuk catatan kedua uji KIR kendaraan kita harus berbasis digital, tapi itu hal yang tidak rumit," jelasnya.

Adapun poin ketiga yang harus dipenuhi selanjutnya terkait sarana dan prasarana di UPT PKB Dishub Kutim, misalnya jalan masuk dan lahan parkir penguji yang masih rusak akan dibenahi.

Ia  menjelaskan, jika UPT PKB Dishub Kutim berhasil naik menjadi akreditasi A, maka akan ada banyak keuntungan yang didapatkan.

Diantaranya adalah kepercayaan masyarakat terhadap layanan uji KIR di Kutim akan meningkat. Selain itu, juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah dari retribusi uji KIR.

Joko  optimis bisa memenuhi catatan akreditasi dari Kemenhub RI. Kami akan bekerja keras dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan uji KIR di Kutim," tutupnya.(adv/nan)